THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Laman

Selasa, 31 Agustus 2010

Minggu, 29 Agustus 2010


Tak pernh aq rasakan.. .
indahny CINTA dari diriimu...
dan hanyalah kebohongan yg kurasakan dri cintamu...
kau tk sungguh MENCINTAIKU..

kw tk sggh MENYAYANGIKU..   kini qu mrskn btp sakitny terhianti CINTA yg ku aggungkn dri CINTAMU.
dri CINTAMU..

dulu kw blng pdq bhw dirmu juga MENCINTAIKU...
tpi kini semua brbh kw sudh tk lgi MENCINTAIKU...
dan aq terima kptsnmu..

diakhir rasa ini ..

Kamis, 26 Agustus 2010

Inilah aq...
Sicengeng ..
suka ngambek..
Penyayang..
gx suka dicuekin..
tapi aq orngy cuek..hahaha

Ada Band – Senandung Lagu Cinta

senandung lagu cinta
tercipta untukmu
yg getarkan jiwa ini
lumpuhkan jantungku
kecantikan sempurna
yg tak terlukiskan
bahagia kan diri ini
saat bersamamu
* meskipun ku sadari
tak mungkin memelukmu
waktu kau isyaratkan
bahwa dirimu tlah bersamanya
reff: tatap matamu untuk yg terakhir
siksa batinku yg mencintamu
ku pasrahkan pada Illahi
relakan untuknya
lekuk tubuh anggunmu
bagaikan sang dewi
di dalam sanubariku
terukur wajahmu




reff2: jurang yg dalam pisahkan kita
yg tak mungkin untuk dilalui
biarlah lagu cinta ini
terdengar dalam kalbu

Rabu, 25 Agustus 2010

Dygta - Kesepian

kurindu disayangi
sepenuh hati
sedalam cintaku
setulus hatiku
kuingin memiliki
kekasih hati
tanpa air mata
tanpa kesalahan
*
bukan cinta
yang melukai diriku
dan meninggalkan hidupku
lagi
tolonglah aku
dari kehampaan ini
selamatkan cintaku
dari hancurnya hatiku
hempaskan kesendirian
yang tak pernah berakhir
bebaskan aku
dari keadaan ini
sempurnakan hidupku
dari rapuhnya jiwaku
adakah seseorang
yang melepaskanku
dari kesepian ini

 adakah seseorang
yang melepaskanku
dari kesepian ini

Senin, 23 Agustus 2010

Menggila Sebelum Sholat :D

TUHAN!!!

Tolong hilangkan dia dari fikiranku :'(
Karna mengingatnya hanya sakit yang bisa ku rasa kan :'(
dya tak dapat ku miliki lagi 
dya sudah menjadi milik orang laenn

Minggu, 22 Agustus 2010

Sekarang Aku Sadar 
Cintamu Bukan Untukku Lagi


GOOD BYE MY LOVE


Aq Sendiri Disini

TANPAMU

Aqulah Sidhini :)


Hanya Aq sendiri Sendiri

Tiap Hari . Tiap Saat qu Menginginkan kau disini menemaniqu
tapi apa dayaku tak bisa pergi kepadamu
harapanku sia''
mungkin cuma allah yang bisa persatukan kita
mungkin cuma allah yang tau betapa besar CINTA ini kepadamu
bayangmu selalu menemaniku disini

Sepi ini menghantui qu terus menerus
tak ada qmu menemaniku
gx bisa merasakan hangatnya CINTA mu kpdaqu
tak bisa merasakan kecupan hangat dari bibir manismu
tak bisa merasakan hangatnya dekapan tubuhmu

Aq harap qmu tau perasaan qu kekamu gimana..
aq sendiri disini menanti CINTA mu..

Sabtu, 21 Agustus 2010

Fenomena Laut Terbelah DiKorea Selatan

Fenomena laut terbelah ini sebenarnya bukanlah hal mengherankan, di Korea Selatan terjadi suatu peristiwa yang disebut Moses Miracle dan hal ini tidak terjadi pada ratusan atau ribuan tahun yang lalu, tetapi setiap dua tahun sekali. Sebenarnya ini bukanlah sebuah ‘mukjizat‘ seperti jaman Nabi Musa, tetapi hanya sebuah ‘kejadian’ pasang surut lautan saja. Peristiwa terbelahnya lautan ini menghubungkan dua pulau yaitu Jindo dan Mido. Laut yang surut membuka suatu alur daratan sepanjang 2,8 km selama beberapa jam.

 Setiap peristiwa ini datang dan sudah berlangsung sejak ratusan tahun yang lalu, diadakanlah festival untuk mengingatkan kejadian alam ini dan dihadiri orang-orang dari segala penjuru dunia ini. Bagaimanapun kejadian alam ini belum begitu diketahui dunia, sampai pada tahun 1975, ketika Mr. Pierre Randi, duta besar Perancis untuk negara Korea berkunjung ke lokasi ini  dan lalu mempublikasikannya di surat kabar Perancis.

Fenomena Anak Matahari

Sebuah momen spektakuler, terbentuknya sebuah bintang baru tertangkap teleskop Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang sedang digunakan ilmuwan dari Universitas Harvard dan Yale.

Para astronom dari American Ivy League--asosiasi delapan universitas elit AS--menemukan bintang termuda ini di wilayah pembentukan bintang, Persus, sekitar 800 tahun cahaya atau 4.700 triliun mil dari Galaksi Bima Sakti.

Meski ukurannya kecil, para ilmuwan yakin mereka menangkap citra bintang--yang disebut L1448-IRS2E--saat lahir. Ini adalah episode kelahiran bintang yang tak mungkin terdeteksi para astronom amatir, apalagi dengan mata telanjang.

Ukuran bintang itu lah yang membuat para ilmuwan yakin bahwa bintang itu sedang dalam masa pembentukan awal. Apalagi, juga terlihat formasi debu raksasa di sekelilingnya.

Dalam tulisannya di jurnal astrofisika, tim peneliti menyatakan bintang itu belum terbentuk


sempurna. "Baru menarik diri dari selubung gas dan debu. Dan kami hanya bisa mendeteksi cahaya redup yang dipancarkan dari dalam kepulan debu," tulis para peneliti, seperti yang dimuat laman Telegraph.

Para ilmuwan mengaku sulit mendeteksi obyek dalam fase pembentukan bintang. Sebab, "mereka sangat kecil dan mengeluarkan hanya sedikit cahaya," kata ketua peneliti dari Yale, Xuepeng Chen.

Hector Arce, asisten profesor astronomi di Yale, menambahkan, definisi bintang ditentukan oleh
masa yang membentuknya. "Saat ini, kami masih belum mengetahui tahapan pembentukan bintang yang sedang terjadi," kata dia.

Para ahli percaya bintang-bintang terbentuk dari gas dan debu atau awan molekul raksasa yang dingin, dan padat; yang berada di seluruh galaksi.

Para ilmuwan Yale percaya bintang terbaru ini ada di antara dua fase pembentukan.

Fase pertama disebut fase prestellar, ketika wilayah awan molekul padat mulai menggumpal. Sementara, fase kedua yang disebut protobintang terjadi ketika gravitasi menarik material untuk membentuk inti padat, di mana pusat bintang yang panas mulai keluar dari kepulan debu dan gas.

Kebanyakan protostars antara satu sampai 10 kali lebih bercahaya daripada matahari dengan selubung debu yang memancarkan gelombang infra merah.

Namun, bintang muda yang ditangkap teleskop itu terlalu redup untuk dianggap sebagai protobintang.

Peneliti berharap mereka bisa menggunakan teleskop Herschel yang baru diluncurkan Mei lalu, untuk dapat melihat perkembangan si bintang baru yang kelahirannya telah mereka saksikan itu. (kd)

VIVAnews

Pelangi Api Di Amerika

Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi yang berbentuk seperti api

Rumah Hantu Amityville

Pada Desember 1975, George dan Kathleen serta anak-anak mereka pindah ke sebuah rumah di 112 Ocean Avenue, sebuah rumah besar bergaya kolonial Belanda di Amityville, sebuah lingkungan di pinggiran kota di selatan Long Island, New York.
Tigabelas bulan sebelum keluarga Lutz pindah, Ronald DeFeo, Jr., pemilik sebelumnya, telah menembak mati enam anggota keluarganya di rumah itu. Setelah 28 hari keluarga Lutz tinggal dirumah itu, mereka mulai merasakan hal-hal aneh dengan rumah tersebut.
Bagian ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Jay Anson, 1977, The Amityville Horror – A True Story.
Jay Anson (1921-1980), adalah penulis The Amityville Horror
Rumah bernomor 112 di Ocean Avenue telah kosong selama 13 bulan setelah DeFeo membunuh anggota keluarganya, hingga pada Desember 1975 keluarga Lutz membeli rumah tersebut seharga $80.000. Rumah yang memiliki enam kamar tidur ini dibangun dengan gaya kolonial Belanda, dan memiliki atap yang melengkung. Rumah ini dilengkapi dengan kolam renang dan sebuah rumah tempat penyimpanan kapal. George dan Kathy telah menikah pada bulan Juli 1975 dan mempunyai rumah mereka sendiri, namun ingin memulai kembali dengan memiliki rumah baru. Kathy mempunyai tiga anak dari pernikahan sebelumnya, Daniel (9), Christopher (7), dan Melissa alias Missy (5). Mereka juga memiliki seekor anjing Labrador yang diberi nama Harry. Selama pengecekkan mereka saat akan membeli rumah tersebut, oleh agen mereka telah diberitahukan mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh DeFeo, namun
mereka menganggap hal itu bukanlah masalah.

Keluarga Lutz pindah kerumah tersebut pada 18 Desember 1975. Sebagian besar mebel dari keluarga DeFeo masih ada, karena semuanya termasuk dalam kesepakatan jual beli. Seorang teman George Lutz telah mempelajari tentang masa lalu sejarah rumah tersebut, dan mendesak agar mereka melakukan pemberkatan. Namun mereka tidak mengerti cara-caranya. George mengenal seorang Pendeta Katolik yang bernama Bapa Ray, dan ia bersedia untuk melakukan pemberkatan. (Dalam buku Anson disebutkan nama Pendeta tersebut adalah Bapa Mancuso. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi Pendeta tersebut, nama aslinya adalah Bapa Ralph J. Pecoraro).
Bapa Mancuso adalah seorang pengacara, imam Katolik, dan seorang psikoterapi yang tinggal di Sacred Heart Rectory. Ia tiba untuk melaksanakan berkat pada sore hari tanggal 18 Desember 1975 disaat George dan Kathy sedang membongkar barang-barang mereka. Ketika ia mengibaskan air suci yang pertama dan mulai untuk berdoa, ia mendengar suara dengan jelas yang mengatakan”Keluar!” – “Get out!”. Disaat meninggalkan rumah tersebut, ia tidak menceritakan kejadian itu kepada George maupun Kathy. Pada 24 Desember 1975, Bapa Mancuso menelepon George Lutz dan menasihatkan agar dia tidak menggunakan ruang dimana ia telah mendengar suara yang aneh tersebut. Ruang ini adalah ruangan yang direncanakan Kathy digunakan sebagai ruang jahit, dan tadinya adalah kamar tidur Marc dan Yohanes Matthew DeFeo. Percakapan telepon terputus secara tiba-tiba, dan kunjungan berikutnya ke rumah tersebut mengakibatkan Bapa Mancuso menderita demam tinggi dan pada lengannya dijumpai tanda yang mirip dengan tanda stigmata.
Pada mulanya, George dan Kathy Lutz tidak merasakan hal yang aneh dengan rumah mereka. Namun kemudian, mereka merasa bahwa “masing-masing dari mereka tinggal di suatu rumah yang berbeda”.
Sebagian dari pengalaman keluarga Lutz diuraikan sebagai berikut:
  • George selalu terbangun sekitar pukul 03:15 setiap paginya, dan kemudian keluar ke rumah tempat penyimpanan kapal. Waktu tersebut diperkirakan adalah waktu dimana DeFeo membunuh anggota keluarganya.
  • Rumah mereka selalu diganggu oleh segerombolan lalat di setiap musim dingin.
  • Kathy mendapat mimpi buruk tentang pembunuhan dan saat dimana ia melakukan persetujuan pembelian rumah tersebut. Anak-anak mereka juga mulai tertidur dengan terlungkup, posisi yang sama saat mayat DeFeo ditemukan.
  • Kathy merasakan seolah-olah “sedang dipeluk” dengan penuh kasih oleh suatu kekuatan yang tidak terlihat.
  • Kathy menemukan sebuah ruang kecil yang tersembunyi (sekitar empat kaki) di belakang basement. Dindingnya bercat merah dan ruangan itu tidak tampak didalam denah rumah. Ruangan itu kemudian dikenal dengan nama “The Red Room”. Ruangan ini memiliki pengaruh terhadap anjing mereka Harry, yang selalu menolak untuk mendekat dan selalu berjongkok seolah-olah merasakan sesuatu yang negatif.
  • Ada udara dingin, bau parfum dan kotoran didalam rumah, dimana tidak terdapat saluran udara atau jalur bagi sumber tersebut.
  • Putri mereka yang berumur lima tahun, Missy, mengisahkan teman imajinasinya yang bernama “Jodie” yang memiliki mata yang sangat merah.
  • George selalu dibangunkan oleh bunyi bantingan pintu depan. Ia akan segera ke lantai bawah dan menemukan anjing mereka tertidur dengan suara keras didepan pintu. Tidak ada orang lain yang mendengar suara itu kecuali dia.
  • George mendengar apa yang diuraikan sebagai “Marching band Jerman” atau suara seperti radio yang tidak di setel dengan frekuensi yang tepat. Namun ketika ia ke menuju lantai bawah, suara gaduh akan berhenti.
  • George disadari bahwa ia memiliki kemiripan kuat dengan Ronald DeFeo, Jr., dan mulai bermabukan di The Witches’ Brew, bar dimana DeFeo adalah salah seorang pelanggannya.
  • Ketika mengecek tempat penyimpanan kapal pada suatu malam, George melihat sepasang mata merah yang sedang memperhatikan dia dari jendela kamar tidur Missy. Ketika ia pergi keatas untuk melihatnya, ia tidak menemukan apa-apa. Kemudian disimpulkan bahwa itu adalah “Jodie”.
  • Ketika ditempat tidur, Kathy mendapatkan bekas merah didadanya disebabkan oleh suatu kekuatan tak terlihat, dan ia diangkat sekitar dua kaki dari tempat tidurnya.
  • Kunci, jendela, dan pintu rumah dirusakkan oleh suatu kekuatan yang tak terlihat.
  • Terdapat belahan kuku binatang yang besar di salju yang kemudian dihubungkan dengan seekor babi besar pada 1 Januari 1976.
  • Dari dinding aula dan lubang kunci dari pintu kamar bermain yang ada di loteng keluar lumpur yang berwarna hijau.
  • Sebuah salib 12 inchi yang digantung Kathy di kamar kecil ditemukan terpasang terbalik dan menyemburkan bau.
  • George tersandung oleh sebuah keramik singa Tiongkok yang memiliki tinggi sekitar empat kaki, yang kemudian meninggalkan bekas gigitan pada salah satu mata kakinya.
  • George melihat Kathy berubah menjadi seorang wanita tua yang berumur sekitar 90-an, “dengan rambut acak-acakan, muka dengan kerutan dan berbentuk buruk, dan air liur yang menetes dari mulutnya yang ompong”.
George dan Kathy Lutz dikelilingi dengan berbagai media yang mengulas kasus mereka
Setelah memutuskan bahwa ada yang tidak beres dengan rumah mereka, yang tidak dapat dijelaskan secara rasional, George dan Kathy Lutz melaksanakan suatu pemberkatan dengan cara mereka sendiri pada 8 Januari 1976. George memegang sebuah salib yang terbuat dari perak selagi kedua-duanya membacakan Doa Para Raja, dan dari ruang tamu mereka, menurut dugaan banyak oang terdengar suara paduan suara yang meminta agar mereka berhenti: “Will you stop!”.
Di pertengahan Januari 1976, dan setelah usaha pemberkatan yang dilakukan oleh George dan Kathy, mereka mengalami kejadian yang kemudian menjadi malam terakhir mereka berada di rumah itu. Keluarga Lutz menilai bahwa segala kejadian yang terjadi sebagai sesuatu yang sangat menakutkan, “too frightening”.
Setelah berkonsultasi dengan Bapa Mancuso, mereka memutuskan untuk mengambil beberapa barang kepunyaan mereka dan memutuskan untuk tinggal di rumah ibu Kathy di dekat Deer Park, New York. Pada 14 Januari 1976, George dan Kathy Lutz bersama ketiga anaknya dan anjing mereka Harry, meninggalkan rumah dan meninggalkan banyak barang dibelakang rumah tersebut. Hari berikutnya, seorang tukang ditugaskan untuk memindahkan barang-barang untuk dikirim ke keluarga Lutz. Ia melaporkan ada fenomena yang tidak normal didalam rumah itu.
Buku ini ditulis setelah Tam Mossman, seorang editor di penerbit Prentice Hall yang mengenalkan George dan Kathy Lutz kepada Jay Anson. Mereka tidak bekerja secara langsung dengan Anson, namun disampaikan melalui rekaman tape yang berdurasi sekitar 45 jam, yang kemudian menjadi dasar bagi penulisan buku ini. Diperkirakan penjualan buku ini mencapai sepuluh juta kopi dari beberapa edisi. Anson dikatakan mengambil dasar judul bukunya “The Amityville Horror” dari “The Dunwich Horror” karangan H.P. Lovecraft yang diterbitkan pada tahun 1929.


CAndi Dilaut yang ada diBALI


Keberadaan bentuk bangunan menyerupai candi, namun sebenarnya taman pura di dasar laut kawasan Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, wilayah utara Bali, ternyata bukan misteri.



Taman pura bawah laut atau "underwater temple garden" Pemuteran yang sempat menghebohkan dunia itu, merupakan areal penyelaman tambahan ketiga di kawasan Tangkad Jaran, Pemuteran, yang selama ini juga sudah dikenal sebagai salah satu objek wisata di Bali.


"Itu kami bangun sejak tahun 2005 pasca-krisis menyusul terjadinya bom Bali kedua, dengan bantuan dana dari AusAid," kata Chris Brown, Koordinator Reef Garderner Pemuteran, kepada penulis seusai menemani penyelaman di kawasan tersebut.

Obyek penyelaman yang sempat dihebohkan sebagai candi misterius, termasuk mengundang perhatian Dirjen Pemasaran Depbudpar Sapta Nirwanda itu, berada di kedalaman 15 - 28 meter pada areal dasar laut seluas 2.500 meter persegi.

Di dalam areal taman laut itu kondisinya tertata apik, dengan candi bentar atau model gerbang khas Bali berukuran tinggi empat meter dan sepuluh patung batu ukuran besar.

Menurut Chris Brown, struktur candi bentar ditenggelamkan tahun 2005 setelah Pemuteran mendapat penghargaan ASEANTA sebagai kawasan wisata konservasi lingkungan.

Di tahun 2006, sejumlah patung batu ditenggelamkan sebagai pelengkap taman pura bawah air tersebut. "Terumbu karang mampu tumbuh subur di media batu beton dan cadas, seperti yang anda lihat," ucapnya.

Menurut Chris Brown yang juga pemilik ReefSeen Dive Centre, Teluk Pemuteran secara alamiah memiliki sejumlah tempat penyelaman. Namun perubahan iklim dan ketidakpahaman masyarakat nelayan untuk memelihara sumber daya itu, mengakibatkan terumbu karang di kawasan Pemuteran hancur.

Setelah program rehabilitasi dan konservasi pesisir menggunakan system "biorock" berhasil, masyarakat dan pelaku industri wisata di Pemuteran membangun sejumlah tempat penyelaman baru sebagai pelengkap objek yang telah ada.

Selain memperkaya produk wisata, penambahan objek tersebut juga digunakan sebagai tempat berlatih dalam upaya meningkatkan keahlian dan kinerja kelompok tukang kebun laut (reef garderner) yang berjumlah 20 orang di Pemuteran.

Tukang kebun laut itu, menurut Chris Brown, bertugas memelihara keberadaan struktur "biorock" di Pemuteran. Mereka juga dibantu oleh staf dari masing- masing usaha wisata di sekitar Pemuteran.

Objek tambahan tersebut, jelasnya, berupa tempat penyelaman yang dibangun berdasarkan rancangan masyarakat Pemuteran. Objek diletakkan di sepanjang kawasan penyelaman Tangkad Jaran, khususnya pada areal- areal yang mengalami kerusakan terumbu karang.

Pembangunan objek penyelaman baru dimulai tahun 2005 yang mendapat dukungan dana dari AusAID sebesar 23.035 dolar Australia atau saat itu setara sekitar Rp155,87 juta.

Lokasi pertama bernama Canyon Wreck, di kedalaman 28 meter, berupa bangkai kapal bugis berukuran 30 meter. Site kedua di kedalam 25- 14 meter bernama Ships Graveyard (kuburan kapal).

Di lokasi itu ditenggelamkan kapal bugis berukuran 24 meter dan sembilan perahu tradisional lainnya. Di lokasi penyelaman Ships Graveyard juga telah berfungsi dua struktur biowrecks.

Satu struktur berupa sebuah bangkai kapal madura berukuran sembilan meter. Satunya lagi merupakan struktur besi stenlis berukuran 12 kali tiga meter berbentuk kapal boat.

Bio wreck tersebut berada di kedalaman 7-10 meter dan jika biorock menggunakan tenaga listrik untuk pembentukan karangnya, bio wreck sudah memanfaatkan listrik tenaga matahari (solar panel). "Kami juga akan mengalihkan sistem biorock dari listrik PLN ke solar panel,"? imbuh Christ Brown.


Keragaman Obyek


Teluk Pemuteran terletak di pesisir utara Bali dan berjarak sekitar 115 kilometer dari kota Denpasar melalui Bedugul, sedangkan dari Gilimanuk, wilayah ujung barat Bali, sekitar 40 kilometer. Jarak tempuh dari Denpasar melalui Jembrana lebih jauh sekitar 30 kilometer dibandingkan lewat Bedugul.

Teluk yang sejak tahun 1999 ditetapkan sebagai kawasan lindung (Marine Protected Area/MPA) itu, sejak lama populer oleh keberadaan Pura Pulaki, yang juga menarik perhatian banyak wisatawan, terutama yang berkunjung ke wilayah utara Bali.
Bagi wisatawan mancanegara, Pemuteran identik dengan biorock, yaitu struktur besi yang dialiri tenaga listrik dan ditenggelamkan ke dasar laut sebagai rumpon atau tempat tumbuhnya terumbu karang.

Jika terumbu karang tumbuh subur, ikan-ikan pun akan dapat berkembangbiak dengan baik, sehingga mendukung salah satu program pelestarian lingkungan, selain menunjang kepariwisataan.
Struktur biorock pertama ditenggelamkan Oktober 2000 usai penyelenggaraan Konas di Bali atas kerja sama dua ahli terumbu karang Tom G dan almarhum Wolf Gilbert dengan Gahawisri (Gabungan Pengusaha Wisata Republik Indonesia) Bali.

Hal itu kemudian berlanjut sebagai program pemberdyaan masyarakat pesisir yang dimotori oleh AA Prana, Chris Brown dan didukung masyarakat adat setempat.
Dalam perjalanan waktu, jelas AA Prana, Pemuteran tak hanya cukup melakukan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program biorock. Pemuteran perlu pemulihan ekosistem laut yang lebih intens.
Pasalnya, wisatawan yang berlibur di Pemuteran tidak hanya kalangan spiritualis dengan tujuan utama Pura Pulaki dan program penyembuhan (healing) di sejumlah pura sekitarnya.
Kalangan akademisi, peneliti ekosistem laut serta penyelam dari kelas snorkel, pemula sampai yang ahli (advance), juga berbondong-bondong ke kawasan Teluk Pemuteran.
Oleh karenanya, Pemuteran sebagai destinasi perlu diperkaya dengan produk-produk wisata tambahan. Baik di laut maupun di darat.
Dengan demikian kehadiran industri pariwisata mampu memberikan nilai tambah lebih bagi masyarakat nelayan, ungkap Chris menutup pembicaraan.



Hujan Ikan Diaustralia



Air Terjun Darah

Inilah salah satu fenomena alam yang langka terjadi, bagaimana tidak dari sebuah sumber air yang mengalir pada sebuah air terjun bisa terdapat aliran darah yang mengalir terus menerus namun agak lambat. Hal ini terjadi di sebuah Gletser di Antartika tepatnya di lembahMc Murdo wilayah kutub selatan. Pertama kali seorang geolog menemukan air terjun beku tahun 1911 dan mereka menemui hal aneh yang mereka kira adalah warna merah yang mengalir merupakan warna yang berasal dari ganggang merah, namun sifta sejatinya ternyata lebih dari yang mereka duga.

Kira-kira 2 juta tahun yang lalu Gletser Taylor terkurung dibawah aliran air yang mengandung kumpulan mikroba kuno, dan mereka terisolasi disana dibawah lapisan es yang sangat tebal secara alami, berkembang secara independen mikroba ini hidup tanpa cahaya, panas dan oksigen, dan disana mereka terperangkap pada suatu kondisi salinitas yang sangat tinggi dan kaya akan zat besi sehingga memberikan warna yang merah sama dengan zat besi dalam darah.
Dan Air terjun ini terjadi karena adanya sebuah celah dari gletser tersebut yang memungkinkan air subglacial tersebut keluar, membentuk air terjun tanpa mencemari ekosistem didalamnya. Para ilmuwanpun akhirnya menduga dari kesimpulan tersebut bisa sangat mungkin terjadi juga di planet planet lain seperti Mars dan Yupiter, Air terjun berdarah ini benar benar suatu fenomena alam yang ajaib baik secara visual maupun ilmiah.

Gua Kristal

Bumi menyimpan berjuta keindahan. Tidak hanya di permukaan, tapi juga dalam perutnya. Seperti gua kristal yang ditemukan di bawah Gurun Chihuahua, Meksiko, ini. Ukuran gua yang ditemukan kakak-beradik penambang perak di Naica tersebut luar biasa besar.

"Anda baru sadar bahwa hamparan hutan kristal ini berukuran jumbo setelah membandingkan ukurannya dengan para petambang berpakaian oranye yang berkeliaran di sana," tulis Daily Mail dalam edisi online kemarin (28/10).

Tidak kurang dari 170 kristal raksasa seukuran batu obelisk menjulang di dalam gua bawah tanah yang kondisinya mirip dengan penggambaran Krypton, planet asal tokoh komik superhero Superman tersebut.

Konon, ukuran batu kristal terbesarnya sebanding dengan jumlah tinggi enam orang sekaligus. Selain dihuni pilar-pilar kristal jumbo, gua yang berada sekitar 305 meter di bawah permukaan bumi itu dihiasi batu-batu kristal tajam di dindingnya.

Gua kristal tersebut terbentuk dari air tanah yang mengandung kalsium sulfat. Lantaran aliran magma sekitar 1,6 km di bawahnya, air tanah itu lantas mengkristal.

Nah, kristal tersebut tercipta dari mineral dalam magma yang mulai dingin. Karena mineral-mineral itu terciprat ke permukaan air, terbentuklah batu-batu kristal yang runcing.

Akibat proses alam selama jutaan tahun, terbentuklah gua kristal di gurun Meksiko tersebut. Meski bentuk pilar-pilar kristal di dalam gua itu menyerupai bongkahan es, temperatur di dalamnya sama sekali tidak dingin. Bahkan, sebaliknya.

Menurut Daily Mail, suhu di dalam gua mencapai 44,4 derajat Celcius dengan kelembapan seratus persen. Karena itu, para pendaki yang meneliti keajaiban alam tersebut dilengkapi dengan pakaian khusus dan perlengkapan untuk menyejukkan badan.

Kristal-kristal yang menarik dan bernilai jual tinggi itu tentu menggelitik tangan-tangan jahil untuk mengambilnya.

Tapi, mengingat kedalaman gua yang membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mencapainya, sepertinya mereka yang jahil harus berpikir ulang. Apalagi, kini, gua tersebut dilapisi dengan pintu baja untuk mengamankan hamparan kristal di dalamnya


Hujan Kodok Dijepang


Aneh Tapi Nyata! Hujan Kodok Terjadi Di Jepang  .
 Beberapa bulan yang lalu Juni 2009, jepang dikejutkan dengan adanya fenomena aneh yang terjadi saat turun hujan. Bukannya air yang turun melainkan hewan aneh yang berbentuk ikan seperti kodok. Hal ini terjadi dibeberapa kota dijepang diantaranya kota Taiwa, Nakanoto, Asahi dan Kuki
Hewan ini memiliki panjang dengan diameter 5 cm berbentuk seperti ikan dan kodok, sejauh ini tidak ada yang dapat menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi. Beberapa orang menyebutkan ini merupakan fenomena langka yang pernah terjadi di Jepang dan mereka menyebutnya "binatang hujan" yang diakibatkan perubahan cuaca yang tidak menentu dinegara Sakura ini, badan metereologi jepang juga tidak dapat menjelaskan apa penyebab terjadinya hal tersebut.

16 juni, tn.aichi 45 thn sekitar jam 08.00 pagi waktu jepang, terkejut dan merasa aneh mendengar sesuatu yang jatuh dari atas mobilnya.. katika dilihat beberapa hewan tersebut menempel dibagian atap mobilnya






16 juni, tn.aichi 45 thn sekitar jam 08.00 pagi waktu jepang, terkejut dan merasa aneh mendengar sesuatu yang jatuh dari atas mobilnya.. katika dilihat beberapa hewan tersebut menempel dibagian atap mobilnya